SMA Kelas 10 SPLDV

Diposting pada
SMA Kelas 10 SPLDV
Rate this post

SMA Kelas 10 SPLDV

Hello guyysss… balik lagi nih. Jangan bosan- bosan belajar ya guys. Apalagi belajar matematika. Percaya deh, belajar matematika itu seru bangeet. Berani sumpah deehh.. bagi kalian yang merasa kesusahan dalam mempelajari rumus- rumus matematika dan tata cara pengerjaan suatu soal, jangan bingung and don’t worry about it. Karena sekarang sudah banyak sekali artikel yang akan menjelaskan tata cara dan contoh-contoh soal yang sangat mudah di mengerti.

Misalnya artikel ini, disini akan dijelaskan pengertian dan maksud dari materi yang akan dibahas dan dimateri ini akan dijelaskan rumus- rumus serta contoh soal yang sangat mudah dimengerti pastinya. Ada juga beberapa materi yang memiliki cara cepat dalam proses pengerjaannya.

So, tanpa banyak basa-basi lagi, silahkan diamati, dicermati, dipahami dengan hati, pikiran, dan jiwa yang tenang…. Ingin tahu lebih lagi tentang math?? Yukkks, lanjuutt ke materi kali ini… Let’s learn about it together!!

 

Sistem persamaan linear dua variable

 

Sepasang batang rel kereta api merupakan contoh sistem persamaan linear dua variable. Sisi-sisi logam tersebut saling sejajar dan tidak pernah saling berpotongan. Dengan menganggap setiap batang rel sebagai garis lurus, tentu anda dapat menyimpulkan bahwa dua garis yang saling sejajar dan tidak akan pernah berpotongan.

Dua garis yang saling sejajar, saling berpotongan, maupun saling berimpit menandakan bahwa sebuah sistem persamaan linear dua variable dapat memiliki penyelesaian maupun tidak mempunyai penyelesaian.

1. Persamaan linear adalah persamaan dengan pangkat tertinggi variabelnya satu. Gabungan dua atau lebih persamaan linear disebut system persamaan linear. sistem persamaan linear yang melibatkan dua variable yang berbeda dinamakan sistem persamaan linear dua variable (SPLDV).

Read More:   Cara Mudah Menyelesaikan Perkalian Matriks dengan Skalar

Bentuk umum system persamaan linear dua variable :

a1x + b1y = c1

a2x + b2y = c2

dengan x dan y dinamakan variable; a1, a2, b1 dan b2 dinamakan koefisien; sedangan c1 dan c2 dinamakan konstanta.

 

2. Sistem persamaan linear dua variable dapat diselesaikan dengan :

  • Metode grafik,
  • Metode substitusi,
  • Metode eliminasi, atau
  • Gabungan metode eliminasi dan substitusi.

 

Semoga artikel ini selalu membawa manfaat bagi yang membacanya dalam kalangan apapun.

~TERIMAKASIH~

Baca juga :