Mengetahui Kata Penghubung Disjungsi Dalam Logika Matematika

Diposting pada

Mengetahui Kata Penghubung Disjungsi Dalam Logika Matematika

 

Pembahasan Artikel kali ini mengenai Mengetahui Kata Penghubung Disjungsi Dalam Logika Matematika, dalam logika matematika ada empat kata penghubung yang sering di gunakan. Namun yang akan di bahas kali ini adalah mengenai Kata Penghubung Disjungsi Dalam Logika Matematika.

 

Mungkin di sekolah kalian sudah di ajarkan mengenai Kata Penghubung Disjungsi Dalam Logika Matematika, ini materi sangat – sangat mudah. Namun mungkin diantara kalian yang kurang memahami ataupun menguasai mengenai disjungsi dalam logika matematika. Semoga artikel ini sangat membantu kalian. Agar kalian lebih mengerti perhatikan penjelasan berikut .

 

Disjungsi

 

Yang perlu kalian ketahui adalah Disjungsi merupakan pernyataan – pernyataan majemuk yang di susun dari pernyataan – pernyataan tunggal dengan menggunakan kata penghubung “atau”. Kata penghubung atau sering kalian jumpai di dalam logika matematika dengan symbol “ ˅ ”. jika p merupakan pernyataan tunggal dan q juga pernyataan tunggal maka bentuk disjungsinya adalah” p atau q” ditulis “p ˅ q”.

 

nilai kebenaran “ p atau q” adalah sebagai berikut :

  • Jika salah satu atau kedua pernyataan tersebut bernilai benar, maka disjungsi bernilai benar.
  • Jika kedua pernyataan tersebut bernilai salah, maka disjungsi bernilai salah.

 

Agar kalian lebih paham perhatikan table dibawah ini :

Agar kalian lebih menegrti perhatikan contoh soal dibawah ini :

 

  1. p : 10 + 8 = 14 (S)

q : 13 adalah bilangan ganjil (B)

p ˅ q : 10 + 8 = 14 atau 13 adalah bilangan ganjil (B)

 

  1. p : ayam berkembang biak dengan bertelur (B)
Read More:   Cara Mudah Mengetahui Ingkaran Dari Pernyataan Berkuantor

q : sapi berkembang biak dengan melahirkan (B)

p ˅ q : ayam berkembang biak dengan bertelur atau sapi berkembang biak dengan melahirkan .

 

  1. p : setiap bilangan dikalikan dengan nol hasilnya nol (B)

Q : 1 merupakan bilangan genap (S)

P ˅ q : setiap bilangan dikalikan dengan nol hasilnya nol atau 1 merupakan bilangan genap (B).

 

  1. p : 5 × 5 = 10 (S)

q : 5 merupakan bilangan pecahan (S)

p ˅ q : 5 × 5 = 10 atau 5 merupakan bilangan pecahan (S).

 

terimakasih semoga ilmu yang di dapat bisa bermanfaat dan berguna.

Baca Juga :