4 Cara Lainnya Untuk Menentukan Nilai Gradien

Diposting pada

nilai-1

4 Cara Lainnya Untuk Menentukan Nilai Gradien

Hello guyysss… balik lagi nih. Jangan bosan- bosan belajar ya guys. Apalagi belajar matematika. Percaya deh, belajar matematika itu seru bangeet. Berani sumpah deehh.. bagi kalian yang merasa kesusahan dalam mempelajari rumus- rumus matematika dan tata cara pengerjaan suatu soal, jangan bingung and don’t worry about it. Karena sekarang sudah banyak sekali artikel yang akan menjelaskan tata cara dan contoh-contoh soal yang sangat mudah di mengerti.

So, nggak sabar belajar materinya?? Oke, let’s enjooyyy

1. Gradien garis yang persamaannya ax + banyak + c = 0

nilai-1a

nilai-2a

2. Gradient garis yang melalui 2 titik (x1, y1) dan (x2, y2)

nilai-3a

contoh :

tentukan gradient garis yang melalui titik

  1. A(2, 4) dan B(3, 6)
  2. C(-3, 5) dan D(-2, -6)

 

Jawab :

nilai-4a

nilai-5a

 

 

3. Gradient garis-garis yang sejajar adalah sama (m1 = m2)

Contoh:

y = 4x              → m = 4

y = 4x – 3        → m = 4

⇒ karena m1 = m2, maka garis y = -4x // y = 4x – 3

4. Gradient garis yang saling tegak lurus, maka perkalian gradiennya sama dengan -1 (m1 . m2 = -1)

Contoh:

y = 4x – 5        → m1 = 4

y = – ¼x + 6     → m2 = – ¼

⇒ karena m1 . m2 = -1 maka y = 4x – 5 ⊥ y = -¼x + 6

Nah sahabat sekian dulu pembahasan kali ini semoga kalian mengerti dan selalu suka dengan matematika wassalamualaikum. Wr. Wb

~TERIMAKASIH~

GOOD LUCK

Baca juga :

Read More:   Operasi Pecahan dalam Aljabar : Penjumlahan dan Pengurangan