Modus Ponens (Logika Matematika)

Posted on
Rate this post

Modus Ponens (Logika Matematika)

Hai geennggss… apa kabar kalian?? Saya harap baik selalu dong dan sehat tentunya. Kalau tidak sehat gimana mau belajar, iyakan? Tapi, jika nilai kalian ada yang tidak memuaskan dan itu kebetulan adalah mata pelajaran matematika, jangan putus asa dan jangan menyerah ya guys. Soalnya, dengan kalian putus asa atau mudah sekali menyerah semuanya tidak akan berubah dan mungkin akan menjadi lebih buruk lagi bagi kalian. Bila kalian berpikir bahwa matematika itu sulit, maka jangan sekali-sekali berpikir seperti itu. Karena, pikiran seperti itu akan mensugesti diri kalian untuk tidak berusaha mempelajarinya.

So, tanpa banyak basa-basi lagi, silahkan diamati, dicermati, dipahami dengan hati, pikiran, dan jiwa yang tenang…. Ingin tahu lebih lagi tentang math?? Yukkks, lanjuutt ke materi kali ini… Let’s learn about it together!!

 

modus ponens

ada beberapa metode-metode inferensi, yaitu teknik untuk menurunkan kesimpilan berdasarkan hipotesis yang ada, tanpa harus menggunakan tabel kebenaran. Salah satu metode inferensi untuk menentukan kevalidan adalah sebagai berikut

modus ponens

perhatikan implikasi “bila p maka q” yang diasumsikan bernilai benar. Apabila selanjutnya diketahui bahwa antesedon (p) benar, supaya implikasi p ⇒ q benar, maka q juga harus bernilai benar. Inferensi seperti itu disebut modus ponens.

Secara simbolis, modus ponens dapat dinyatakan sebagai berikut:

 

Hal itu dapat dilihat dari tabel berikut

Baris kritis adalah baris pertama. Pada baris tersebut, konklusi (q) bernilai T sehingga argumennya valid.

 

Contoh :

Jika digit terakhir suatu bilangan adalah 0, maka bilangan tersebut habis dibagi 10.

Digit terakhir bilangan 1470 adalah 0

∴ bilangan 1470 habis dibagi 10

 

Sekian pembahasan kita kali ini semoga artikel ini selalu bermanfaat bagi kita semua.

~TERIMAKASIH~

Baca juga :